Tips Agar Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat, Saat ini material baja ringan menjadi produk populer dan banyak digunakan masyarakat untuk membuat rangka atap bangunan. Hal tersebut karena material baja ringan memiliki banyak keunggulan dibandingkan material lainnya, dalam segi pemasangan yang mudah, cepat, ringan, tahan karat dan rayap dan juga harga yang lebih ekonomis.

Tips Agar Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat

Namun apa yang harus dilakukan bila Baja ringan itu berkarat? Karat terjadi pada logam ketika bersentuhan dengan oksigen, berubah menjadi oksida kompleks. Karat adalah reaksi permukaan yang menghasilkan lapisan noda coklat yang kita dikenal.

Karena tidak mempengaruhi logam secara mendalam, karat dapat dihilangkan dengan sempurna setelah memoles atau mengampelas permukaan logam, tanpa menyebabkan kerusakan besar. Area yang tidak dicat dari barang logam, barang lama dan tidak bergerak, dan sebagainya.

Penting untuk mempertimbangkan bahwa karat adalah proses sebelum korosi, jadi jika logam tidak terlindungi dengan baik atau tindakan tidak diambil tepat waktu untuk memperbaiki kerusakan permukaan, masalah yang lebih besar mungkin muncul adalah korosi. Korosi logam tidak dapat dipulihkan walaupun dipoles, diampelas atau digiling, karena rusak dengan lubang kecil, retak atau deformasi.

Tips Agar Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat

Berikut ini merupakan penyebab yang dapat memicu terjadinya karat dan Tips Agar Baja Ringan Tak Mudah Berkarat pada baja ringan diantaranya adalah :

Tips Agar Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat

  • Faktor Cuaca
    Baja ringan bukanlah material eksterior dan tidak diciptakan untuk tahan terpaan hujan dan panas secara massif dan terus-menerus. Terpaan cuaca di Indonesia yang kerap tak menentu cepat atau lambat dapat menggerus daya tahan lapisan antikarat di baja ringan. Hal ini menyebabkan proses korosi akan lebih cepat terjadi dari garansi yang diberikan. Untuk upaya pencegahan, baja ringan sebaiknya ditempatkan di dalam ruang tertutup yang terhindar dari sinar matahari dan hujan serta jangan melakukan pemasangan baja ringan ketika musim hujan.
  • Tergores Alat Kerja
    Ketika terdapat goresan pada baja, maka otomatis baja tersebut akan berhubungan langsung dengan oksigen. Proses oksidasi antara oksigen dan zat kimia baja tersebut kemudian menimbulkan karat. Ketika terjadi kerusakan akibat bekas sambungan yang terbuka atau salah potong, sebaiknya cepat lakukan pelapisan ulang baja ringan menggunakan cat anti karat. Untuk pencegahan lebih lanjut, kurangi kesalahan dalam memasang baja ringan agar tidak menimbulkan banyak goresan di permukaan baja ringan.
  • Adonan semen
    Air pada adonan semen yang dapat menyebabkan reaksi kimia yang dapat merusak lapisan anti karat khususnya pada penggunaan baja ringan galvanis. Rusaknya lapisan ini akan membuat  terpapar oksigen yang dapat menyebabkan oksidasi dengan karat sebagai hasilnya. Pada proses konstruksi, lindungi dari proses pengerjaan beton atau semen. Hindarkan dari bersentuhan dengan adonan semen saat melakukan pengecoran atau pada pemasangan karpus. Lapisi dengan lapisan kedap air terlebih dahulu.
  • Lapisi dengan Oli atau Minyak
    Melapisi baja dengan oli atau minyak bisa jadi pilihan. Melapisi baja dengan oli atau minyak akan membuat baja tahan lama dan mencegah berkarat.
  • Larutan Asam
    Cairan atau larutan bersifat asam sangatlah reaktif ketika bersinggungan dengan permukaan baja ringan. Jika hal tersebut  terjadi maka coating atau lapisan antikarat pada baja ringan akan mengelupas dan mampu menimbulkan karat. Pada umumnya, larutan asam terdapat pada produk – produk pembersih lantai ataupun keramik. Oleh sebab itu, baja ringan harus berada di tempat yang jauh dari keberadaan larutan tersebut.

Tips terpenting adalah perhatikan saat akan memasangkan rangka baja ringan dan hindari pemicu bajaringan agar tidak mudah berkarat agar atap bangunan lebih kuat dan tahan lama. Gunakan pula produk – produk rangka atap baja ringan berkualitas dan ber-SNI.