Tanda Mental Sehat, Dapat Memberi Penilaian Positif Pada Orang Lain, Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar.

Tanda Mental Sehat, Dapat Memberi Penilaian Positif Pada Orang Lain

Kesehatan Mental

Kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan anak, atau stres berat jangka panjang.

Apabila kesehatan mental terganggu, maka akan timbul gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut, kesehatan mental mencakup kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial manusia. Hal-hal ini membantu manusia untuk berpikir, merasa, dan bertindak, serta menghadapi stres, berhubungan dengan orang lain, dan membuat keputusan yang tepat.

Seseorang dengan kondisi mental yang buruk akan sulit mengendalikan emosi, stres, serta tidak dapat berpikir, merasa, bertindak, dan membuat keputusan dengan tepat. Bahkan, seseorang dengan mental yang buruk pun cenderung memiliki hubungan yang tidak baik dengan orang di sekitarnya atau kerap menarik diri dari kehidupan sosialnya.

Kesehatan mental yang buruk dan gangguan mental (mental illness) bukanlah sesuatu hal yang sama. Seseorang dapat mengalami kondisi mental yang buruk, tetapi belum tentu didiagnosis dengan jenis gangguan mental tertentu. Sebaliknya, orang yang didiagnosis memiliki mental illness pun dapat mengalami periode mental, fisik, dan sosial yang baik.

Tanda Mental Sehat, Dapat Memberi Penilaian Positif Pada Orang Lain

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental merupakan hal penting yang perlu dijaga. Tidak hanya pada orang dewasa yang sedang produktif, anak-anak, remaja, bahkan orang lanjut usia pun harus peka dan sadar terhadap kesehatan mental.

Orang dengan kesehatan mental yang sehat, akan dapat beraktivitas secara produktif dan menggunakan potensi yang dimilikinya dengan maksimal. Mereka juga akan mampu berpikir secara positif dan jernih ketika dihadapkan dengan berbagai persoalan. Hal ini akan menuntun dirinya untuk menjadi lebih baik dalam menyikapi masalah.

Mental yang sehat juga baik untuk kehidupan sosial. Orang dengan mental yang sehat akan dapat berkomunikasi lebih baik, mudah bergaul, dan memiliki pertemanan yang sehat. Bahkan, mereka juga lebih mampu memberikan kontribusi yang baik pada komunitas atau orang-orang di sekitarnya.

Penyakit mental

Penyakit mental dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dapat merusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, namun juga dapat menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja. oleh karena itu, sudah saatnya kita menjalankan pola hidup sehat.

Ada berapa jenis gangguan mental yang umum ditemukan, diantaranya adalah depresi, gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis. Beberapa penyakit mental hanya terjadi pada jenis pengidap tertentu, seperti postpartum depression hanya menyerang ibu setelah melahirkan.

Kondisi fisik yang kronis pun dapat meningkatkan risiko gangguan mental (mental illness) pada seseorang. Oleh karena itu, menjaga mental dan fisik yang sehat sangat penting dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit yang tentu akan mengganggu kehidupan Anda.

Gejala Kesehatan Mental

Gangguan mental atau penyakit mental dapat diawali dengan beberapa gejala berikut ini, antara lain:

  • Berteriak atau berkelahi dengan keluarga dan teman-teman.
  • Delusi, paranoia, atau halusinasi.
  • Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi.
  • Ketakutan, kekhawatiran, atau perasaan bersalah yang selalu menghantui.
  • Ketidakmampuan untuk mengatasi stres atau masalah sehari-hari.
  • Marah berlebihan dan rentan melakukan kekerasan.
  • Mengalami nyeri yang tidak dapat dijelaskan.
  • Mengalami perubahan suasana hati drastis yang menyebabkan masalah dalam hubungan dengan orang lain.
  • Merasa bingung, pelupa, marah, tersinggung, cemas, kesal, khawatir, dan takut yang tidak biasa.
  • Merasa sedih, tidak berarti, tidak berdaya, putus asa, atau tanpa harapan.
  • Memiliki pengalaman dan kenangan buruk yang tidak dapat dilupakan.
  • Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
  • Menarik diri dari orang-orang dan kegiatan sehari-hari.
  • Mendengar suara atau mempercayai sesuatu yang tidak benar.
  • Perubahan drastis dalam kebiasaan makan, seperti makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Rasa lelah yang signifikan, energi menurun, atau mengalami masalah tidur.
  • Tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti merawat anak atau pergi ke sekolah atau tempat kerja.
  • Tidak mampu memahami situasi dan orang-orang.
  • Merokok, minum alkohol atau bahkan menggunakan narkoba.
Penyebab Kesehatan Mental

Berikut ini merupakan beberapa penyebab umum dari gangguan mental, antara lain:

  • Cedera kepala.
  • Faktor genetik atau terdapat riwayat pengidap gangguan mental dalam keluarga.
  • Kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan lainnya.
  • Kekerasan pada anak atau riwayat kekerasan pada masa kanak-kanak.
  • Memiliki kelainan senyawa kimia otak atau gangguan pada otak.
  • Mengalami diskriminasi dan stigma.
  • Mengalami kehilangan atau kematian seseorang yang sangat dekat.
  • Mengalami kerugian sosial, seperti masalah kemiskinan atau utang.
  • Merawat anggota keluarga atau teman yang sakit kronis.
  • Pengangguran, kehilangan pekerjaan, atau tunawisma.
  • Stres berat yang dialami dalam waktu yang lama.
  • Terisolasi secara sosial atau merasa kesepian.
  • Tinggal di lingkungan perumahan yang buruk.
  • Trauma signifikan, seperti pertempuran militer, kecelakaan serius, atau kejahatan dan yang pernah dialami.
  • Pengaruh zat racun, alkohol, atau obat-obatan yang dapat merusak otak.
Pencegahan Gangguan Mental

Beberapa  Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan mental diantaranya adalah:

  • Membantu orang lain dengan tulus.
  • Melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif secara fisik.
  • Memelihara pikiran yang positif.
  • Memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah.
  • Mencari bantuan profesional jika diperlukan.
  • Menjaga hubungan baik dengan orang lain.
  • Menjaga kecukupan tidur dan istirahat.

 

Tanda Mental Sehat, Dapat Memberi Penilaian Positif Pada Orang Lain

Kriteria Sehat Mental

Kesehatan jiwa menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) merupakan keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial, bukan hanya ketidakhadiran suatu penyakit, yang meliputi penilaian subjektif terhadap kesejahteraan psikologis, efikasi diri, otonomi, dan aktualisasi diri seorang individu (World Health Organization, 2014).

Menurut WHO ada beberapa kriteria mental yang sehat diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. mengenali potensi diri
    mengenali potensi diri yaitu Orang yang menyadari kemampuan. Tahu akan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Sehingga berfokus pada kekurangan. Serta dapat memberi penilaian positif pada orang lain.
  2. Mampu mengatasi stres sehari-hari
    Mental yang sehat selalu berusaha mengatasi tekanan hidup tersebut.
  3. Produktif
    Tetap produktif dan berkontribusi. Selalu menjaga emosional positif dan mendapatkan kesejahteraan subjektif
  4. Bermanfaat untuk orang lain.
    Misalnya membantu teman, mampu berkontribusi dalam kelompok. Misalnya membantu teman, memberikan perhatian dan sebagainya.

Itulah tadi informasi Tanda Mental Sehat, Dapat Memberi Penilaian Positif Pada Orang Lain, semoga bermanfaat.