Definisi Transformasi Digital, Transformasi Digital adalah sebuah transformasi dari bisnis. Transformasi digital merupakan perubahan yang berhubungan dengan penerapan teknologi digital dalam semua aspek kehidupan yang terdapat pada masyarakat.

Definisi Transformasi Digital

Transformasi Digital saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan pebisnis. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan transformasi digital? Apakah hanya dengan memiliki website saja sudah termasuk bertransformasi menuju digital?, berikut ini adalah ringkasan dari beberapa sumber.

Definisi Transformasi Digital

Transformasi digital adalah sebuah proses peralihan drastis proses bisnis konvensional ke proses bisnis yang serba digital. Tak hanya sebatas proses bisnis, Anda pun harus mengubah layanan perusahaan yang lebih user friendly. Pada penerapannya, peralihan proses bisnis ini memanfaatkan berbagai jenis teknologi digital, seperti analitik, otomatisasi, cloud, dan teknologi lainnya.

Transformasi digital dapat diartikan sebagai pengintegrasian teknologi pada semua area dalam bisnis. Pada dasarnya, transformasi digital merupakan perubahan dalam cara beroperasi dan dalam memberikan nilai-nilai kepada klien atau pelanggan. Setiap bisnis mengalami transformasi digital yang berbeda sesuai dengan tantangan dan permintaan klien atau pelanggan.

Contohnya adalah Perubahan strategi pemasaran, model bisnis, operasi, produk, pendekatan pemasaran, objektif dan lain-lain yang kesemuanya dihubungkan hal-hal digital. Seperti perubahan strategi pemasaran yang kini lebih menggunakan media sosial daripada iklan di media cetak, dan lain-lain. Transformasi digital juga merujuk pada paperless atau tidak adanya penggunaan kertas lagi.

Sejarah Transformasi Digital

Transformasi Digital dimulai pada tahun 1703, terdapat konsep yang kemudian disebut sebagai Digitalisasi. Awalnya merupakan sistem numerik basis-2, yang mewakili 2 nilai, baik 1 maupun 0. Sistem ini selanjutnya dikembangkan dan disempurnakan oleh para ahli antara lain Boole (1854), Shannon (1938) dan George Stibitz (1940).

Proses digitalisasi berlanjut semakin cepat, yang ditandai dengan perkembangan komputer Simon (1950), Apple II (1977) serta PC IBM (1981). Selanjutnya pada tahun 2000, digitalisasi mulai dipergunakan dalam lingkup yang lebih luas sebagai konsep serta argumen IT – politik dalam rangka pengenalan IT secara menyeluruh dalam pemerintahan serta penggunaan internet serta pada seluruh tingkatan.

Meskipun teknologi komputer telah ada selama beberapa dekade, konsep transformasi digital relatif baru. Konsep transformasi digital hadir pada 1990-an, dengan diperkenalkannya internet mainstream. Sejak itu, kemampuan untuk mengubah bentuk tradisional media (seperti dokumen dan foto) menjadi satu dan nol telah memudar di tengah pentingnya hal yang dibawa oleh teknologi digital kepada masyarakat. Hari ini, digitalisasi menyentuh setiap aspek kehidupan.

Praktik transformasi digital biasanya digunakan dalam konteks bisnis. Pengenalan teknologi digital telah memicu penciptaan model bisnis baru dan aliran pendapatan. Teknologi yang muncul seperti kecerdasan buatan (AI), cloud computing dan Internet of Things (IoT) mempercepat transformasi, sementara teknologi dasar seperti manajemen data dan analitik diperlukan untuk menganalisis sejumlah besar data yang dihasilkan dari transformasi digital.

Apakah Hal Utama Yang Harus Ditransformasikan?

  • Perubahan Mindset
  • Perubahan Manusia
  • Perubahan Budaya
  • Perubahan Proses
  • Perubahan Teknologi

Dampak digitalisasi dalam bisnis

Transformasi digital dalam bisnis sedikit lebih kompleks daripada mengganti surat pos dengan email. Transformasi ini menggunakan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, dan keseluruhan proses bisnis. Jadi transformasi digital dalam bisnis adalah perubahan dari sistem analog menjadi transformasi digital.

Mengapa perusahaan harus memiliki strategi transformasi digital?

Ada banyak alasan mengapa setiap perusahaan harus beralih menuju digital, Setiap strategi bisnis rintisan yang baru akan langsung menerapkan digital di era modern ini karena proses lama sudah mulai ditinggalkan untuk model bisnis yang baru.

Ini berarti bahwa anda perlu memperbarui alur kerja Anda untuk menyambut era digital. Menggunakan teknologi digital dapat memberi manfaat besar bagi tim, perusahaan, dan produktivitas secara keseluruhan.

terdapat framework atau rangka yang harus diperhatikan oleh setiap entrepreneur ketika memulai transformasi digital, yakni:

  • Customer experience
  • Operational agility
  • Budaya dan kepemimpinan
  • Pemberdayaan tenaga kerja
  • Integrasi teknologi digital
  • Teknologi automasi

Transformasi digital berperan dalam keberlangsungan perusahaan, dimana transformasi digital merupakan investasi jangka panjang agar  perusahaan berjalan menjadi lebih mudah dan murah. Salah satunya adalah data analysis.

Namun begitu, IT leaders, harus mengambil tindakan berani dalam memanage masalah-masalah agar perusahaan tidak retas oleh cyber attack dan pencurian data-data semakin mudah dilakukan dalam era digital ini.

Dengan perubahan-perubahan internal, diharapkan terjadi peningkatan dari customer experience. faktor yang memulai dan mengakhiri transformasi digital.

Banyak sekali para ahli kreator yang tak henti untuk memikirkan inovasi apalagi yang di ciptakan, tentunya untuk dapat membuat suatu pekerjaaan lebih efektif dan efesien. Demikian artikel tentang Apa Itu Transformasi Digital?, semoga bermanfaat.

Source : enterprisersproject.com, dropbox.com

Definisi Transformasi Digital

Read previous post:
Exuberrant Service Based Fashion Campaign

Close