Chatbot Untuk Bisnis Virtual, chatterbot adalah sebuah layanan obrolan robot virtual dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligent atau AI yang menirukan percakapan manusia melalui pesan suara, obrolan teks ataupun keduanya.

Chatbot Untuk Bisnis Virtual

 Dilansir dari medium.com, “Chatbot — virtual assistant for your business, So, what is a chatbot? It is an AI developed program that can have a conversation with a human. For example, you could ask a bot any question and he will answer with an action or message that is appropriate. It is pretty similar to Facebook messenger, except that you interact with an AI program that is replacing a human, making it look and feel the same.You probably interacted with it but didn’t notice, for example when you call your mobile provider because of an internet problem (“press 3 for internet problems”), those were the first generation of chatbots. “

Definisi Chatbot

Chatbot merupakan teknologi yang lahir dari kecanggihan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau dikenal dengan kecerdasan buatan.

Chatbot diartikan sebagai program komputer yang mampu berstimulasi dan memproses percakapan manusia, baik secara tertulis maupun lisan.

Teknologi Chatbot dikenal sebagai asisten digital yang dapat memahami serta memberikan jawaban yang relevan dengan cepat selama 24 jam.

Chatbot menggunakan artificial intelligence dan didukung oleh Natural Language Processing (NLP), sehingga memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi dengan perangkat digital seperti mereka sedang berkomunikasi dengan orang secara nyata.

Chatbot merupakan layanan obrolan yang sebenarnya menjadi fitur yang sudah sangat sering digunakan. Namun kelebihannya adalah yang membalas di dalam proses chatting itu adalah robot atau tokoh virtual. Sesuai dengan kata “bot” yang merupakan kependekan dari internet robot.

Robot virtual di dalamnya diberikan kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) yang memiliki kemampuan untuk menirukan percakapan manusia seperti anda sedang chatting atau mengobrol dengan suara bersama orang biasa saja. Sehingga  memberikan banyak kemudahan untuk bisnis virtual yang sedang  anda jalankan.

Program Chatbot tidak hanya dimanfaatkan di website, namun juga banyak digunakan di berbagai aplikasi seluler, messaging software, dan bahkan telepon.

Sejarah Chatbot

Pada tahun 1950, Alan Turing mempublikasikan artikel terkenalnya “Computing Machinery and Intelligence”, yang mengemukakan tes Turing sebagai suatu kriteria kecerdasan buatan.

Kriteria ini bergantung pada kemampuan program komputer untuk meniru manusia dalam suatu percakapan tertulis waktu nyata (real-time) dengan manusia sebagai penilai,  apakah program komputer tersebut cukup baik sehingga manusia tidak dapat membedakan  berdasarkan isi percakapannya saja ketika sedang berhadapan dengan program komputer atau manusia nyata.

Pengujian ini terkait dengan minat Turing terhadap ELIZA, program yang dipublikasikan oleh Joseph Weizenbaum pada tahun 1966, yang dapat mengelabui pengguna hingga mempercayai bahwa mereka sedang bercakap-cakap dengan manusia nyata.

Cara kerjanya masih murni berdasarkan teknik pencocokan pola tanpa kemampuan penalaran –teknik yang sama yang digunakan ELIZA pada tahun 1966. Seiring berjalannya waktu, chatbot terbaru juga mengkombinasikan berbagai macam fitur yang fungsional sehingga lebih mudah digunakan.

Salah satu penelitian penting di bidang kecerdasan buatan (AI) adalah pemrosesan bahasa alami (atau Natural Language Processing). chatbot terbaru juga mengkombinasikan berbagai macam fitur yang fungsional sehingga lebih mudah digunakan.

Cara Kerja Chatbot

Cara yang dipakai chatbot agar bisa mendapatkan jawaban terbaik adalah melalui keyword. Banyak jenis chatbot yang dapat memberi tanggapan dengan berbagai macam input manusia. Bots bekerja dengan memindai kata kunci dalam input, setelah itu dibalas dengan kata kunci yang paling cocok atau bisa pula dengan pola kata yang paling mirip dari basis data tekstual.

Jadi, jika pengguna mengirim suatu permintaan maka bots tersebut akan mengirim kembali respon secara spesifik yang berdasarkan pada query yang dikirim. Pada saat itu yang perlu Anda lakukan hanya memberikannya perintah, selain itu bisa pula membuat suatu percakapan baik text atau audio.

Setelah itu, bots mulai mencari data yang dibutuhkan yang berdasarkan kata kunci yang diberikan, baik itu berbentuk text ataupun audio. Setelah mendapatkan data yang dibutuhkan tersebut, akan disampaikan kembali oleh mereka juga dalam bentuk teks maupun audio. Bahkan, teknologi chatbot juga bisa melakukan transaksi yang berdasarkan perintah yang diberikan.

Menggunakan chatbot sebagai alat otomatisasi pemasaran yang dapat membantu bisnis Anda untuk menargetkan potensial pelanggan dengan iklan yang tepat berdasarkan kriteria yang dikumpulkan bot.

Manfaat Chatbot Untuk Bisnis Virtual

Menurut Forbes, ada sekitar 80% pebisnis di dunia yang saat ini mulai berencana untuk mulai mengandalkan Chatbot untuk meningkatkan customer experience (pengalaman pelanggan) dalam bisnis.Manfaat menggunakan Chatbot Untuk Bisnis Virtual adalah sebagai berikut :

  1. Fast Respon
    Pelayanan yang cepat sangat dibutuhkan oleh banyak bisnis, Chatbot terdapat 21% konsumen yang melihat Chatbot sebagai cara termudah untuk menghubungi suatu bisnis. Hal ini pun menunjukkan kalau Chatbot sangatlah cerdas untuk memastikan konsumen merasa terbantu dengan jawaban yang diberikan. Selain itu tidak perlu menunggu antrian untuk melakukan konsultasi dengan bisnis sehingga dapat bermanfaat efesiensi waktu untuk para pelanggan.  Ketika anda ingin menanyakan sesuatu hal lewat website,  akan secara otomatis dijawabpertanyaan yang diajukan dengan cepat dan pastinya akan sangat disenangi oleh konsumen.
  2. Pendukung Lead Generation
    Lead generation merupakan suatu langkah bisnis untuk menghasilkan konversi dari setiap pengunjung yang datang ke website. Memanfaatkan bantuan bot untuk mengumpulkan data penting mengenai setiap pengunjung website seperti alamat email, nomor telepon, hingga memetakan audiens berdasarkan produk apa yang di suka dan tidak disukai.
  3. Tersedia Pelayanan selama 24 jam
    Sebanyak 68% konsumen akan kecewa dan pindah kepada bisnis milik kompetitor lainnya jika tidak bisa melayani dengan cekatan. Biasanya juga proses tanya jawab dilaksanakan oleh customer service mengalami kendala pada pengoperasian, khususnya jam kerja. Namun tidak dengan chatbot karena teknologi ini tidak akan pernah tidur layaknya manusia sehingga kapan dan jam berapapun ada pertanyaan, maka bisa segera dijawab. bot diciptakan agar selalu sedia melayani konsumen tanpa batas waktu tertentu.
  4. Menghemat biaya pelayanan
    Bagi bisnis sangatlah efektif dalam menghemat biaya. Jadi tidak perlu mempekerjakan pegawai maupun agen pendukung untuk memberikan layanan kepada pelanggan.
  5. Meningkatkan jumlah penjualan
    Selain teknologi bot dapat meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan bisnis, teknologi bot juga berpengaruh pada reputasi. Dengan adanya reputasi bisnis yang baik, maka kesempatan apapun lebih besar untuk menambah jumlah penjualan.

Chatbots sangat bermanfaat bagi virtual bisnis, chatbot akan merevolusi cara memberikan layanan terhadap pelanggan yang lebih unggul dan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Walaupun Chatbot masih jauh dari sempurna akan tetapi dengan setiap informasi dapat meningkatkan dan memberikan nilai lebih bagi bisnis Anda. Demikian artikel tentang Chatbot Untuk Bisnis Virtual, semoga bermanfaat.

Source: medium.com, forbes.com, hosteko.com

Read previous post:
aplikasi smartphone pedNav membantu tunanetra menyeberang jalan
Aplikasi Smartphone PedNav Membantu Tunanetra Menyeberang Jalan

Close