Cara Merawat Tanaman di Musim Hujan. Air hujan memiliki manfaat bagi tanaman, namun sejumlah poin harus diperhatikan dalam cara merawat tanaman hias di musim hujan.

Cara Merawat Tanaman di Musim Hujan

Cara Merawat Tanaman di Musim Hujan

Merawat tanaman hias merupakan salah satu kegiatan yang tengah populer di masa pandemi ini, Memiliki rumah dengan taman bunga yang indah merupakan dambaan kebanyakan orang. Namun, Cara merawat tanaman hias pada saat musim hujan akan berbeda dengan cara merawat tanaman saat kemarau. Jika Musim hujan tiba, maka perhatikan cara merawat tanaman yang benar, supaya tidak gampang mati dan tetap berkembang dengan baik.

Musim hujan bisa menjadi waktu yang paling tepat untuk membuat tanaman tumbuh subur. Tetapi saat musim hujan juga tanaman memerlukan perhatian lebih agar tetap tumbuh sehat. Karena pada saat musim hujan air akan berlebih, kelembaban meningkat, cuaca lebih dingin, serta berkurangnya sinar matahari.

Air hujan diyakini mengandung unsur kimia yang dapat menyuburkan tanah. Air hujan mengandung oksigen dan unsur telarut seperti nitrogen dalam bentuk nitrat. Unsur tersebut dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Namun, musim hujan berkepanjangan rupanya juga berisiko pada eksistensi tanaman hias di dalam ataupun di halaman rumah.

Karena tidak semua tanaman hias bisa bertahan dengan baik saat diguyur hujan setiap hari. Jadi, bukannya tumbuh subur, namun justru sebaliknya. Oleh karena itu, simak beberapa cara merawat tanaman hias saat musim hujan agar selalu tumbuh subur di bawah ini:

Air hujan baik untuk tanaman

Air hujan baik untuk tanaman

Air hujan mengandung oksigen yang lebih tinggi dibandingkan dengan ledeng. Artinya, tanaman hias dapat bernafas dan melakukan proses fotosintesis dengan baik.  Namun,  hujan juga berbahaya bagi tanaman jika berlebihan. Dalam sebuah penelitian menyebutkan, pantulan air hujan bisa menjadi faktor penyebaran penyakit pada tanaman. Sebaiknya, jika ingin mendapatkan manfaatnya lebih baik untuk menghujan-hujankan tanaman secara bergantian.

Perhatikan frekuensi penyiraman tanaman

Perhatikan frekuensi penyiraman tanaman

Selama musim hujan kurangi intensitas penyiraman air. Kalau selama ini menyiram tanaman 1-2 hari sekali, ketika musim hujan bisa siram tiap tiga hari sekali.

Kurangi pemupukan

Kurangi pemupukan

Pupuk sangat penting bagi tanaman agar selalu tumbuh subur, namun berbeda lagi jika musim hujan. Disarankan untuk memberikan pupuk secukupnya agar tanaman tetap subur dan tidak mudah mati. Selain itu Mama juga harus memberikan pupuk pada waktu yang tepat dan tidak terlalu sering. Dengan cukup merendam pupuk pada media tanam sekitar 10-15 cm dari batang. Sehingga pupuk dapat terserap dan larut dan terserap sendirinya.

Perhatikan media tanam

Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pembusukan pada akar dan batang, terutama pada tanaman dengan akar kecil. Dapat juga dengan mengganti media tanam yang tidak banyak menyerap air, seperti sekam atau arang.

Dan juga harus mengecek setiap lubang di bagian bawahnya. Jangan sampai lubangnya terlalu kecil, atau bahkan tertutup, supaya air yang mengendap bisa langsung mengalir keluar.

Tutupi Tanaman yang Rentan

Saat hujan mulai turun dengan deras, daun atau bunga dari koleksi tanaman-tanaman Anda berpotensi rontok. Lindungi koleksi tanaman Anda dengan penutup tahan-air seperti terpaulin. Lalu pastikan jika penutup tersebut memiliki sudut kemiringan agar air hujan bisa langsung terbuang.

Jangan terlalu lama, suhu dingin bisa membahayakan

Pada dasarnya, perkembangan tanaman amat ditunjang dengan konsistensi suhu tempat mereka berada. Jadi, perubahan cuaca ekstrem, apalagi dengan durasi yang panjang juga mampu berdampak negatif pada tanaman. Kandungan oksigen pada air hujan baik untuk tanaman. Namun, Anda juga harus mempertimbangkan durasi tanaman Anda tersiram air hujan.

Pada dasarnya, dampak kelebihan air akan sama saja dengan dampak menyiram air berlebihan. Konsumsi air berlebih bisa mengakibatkan akar tanaman membusuk. Ketika akar tanaman terus menerus menyerap air, sel-sel dalam tubuh tanaman akan ‘terlalu kenyang’ dan mati.

Selain soal air, membiarkan tanaman hias terlalu lama di luar saat hujan juga berarti membiarkan tanaman berada di suhu udara yang kurang baik. Tanaman seperti makhluk hidup lainnya, yang membutuhkan kehangatan untuk tubuhnya.

Hujan yang deras ditambah angin kencang juga secara fisik mampu merusak bentuk tanaman hias. Maka dari itu, tidak disarankan bagi Anda membiarkan begitu saja tanaman hias tersiram hujan tanpa pantauan.

Pangkas beberapa daun

Jangan lupa memangkas beberapa daunnya, potong beberapa daun yang tidak teratur atau rusak saja agar tidak menularkan lainnya. Memangkas daun merupakan langkah penting dalam merawat tanaman di musim hujan, agar dapat mengurangi kelembapan tanaman dan menjadikannya tumbuh subur.

Dimusim hujan juga penyebaran penyakit tanaman akan lebih mudah, oleh sebab itu perlunya merawat tanaman dengan benar agar tanaman tetap tumbuh sehat dan subur. Itulah beberapa tips tentang Cara Merawat Tanaman di Musim Hujan. Air hujan baik untuk sebagian besar tanaman, namun tidak semua jenis tanaman dapat bertahan dengan air hujan yang berlebihan.

Source: cnn.com, planteria.id

Read previous post:
Resep Chocolate Bomb

Close