Cara Membuat Pestisida Bawang Putih, Untuk membasmi hama tanaman, Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di dapur, salah satunya adalah bawang putih. Beberapa hama serangga akan mati bila disemprot dengan cairan insektisida yang terbuat dari bawang putih. Ada beberapa cara untuk menggunakan bawang putih sebagai pengendali hama.

Cara Membuat Pestisida Bawang Putih

Menanam berbagai macam jenis sayuran di rumah memiliki banyak manfaat, Biasanya akan ada serangga atau hama lain yang akan mengganggu tanaman menjadi terganggu pertumbuhannya. Masalah ini juga sering dijumpai oleh para petani. Untuk mengatasinya, petani sering menggunakan cairan pestisida kimia yang sangat berbahaya jika terhirup oleh manusia. Cairan pestisida ini juga menimbulkan masalah secara kesehatan manusia apabila ikut termakan saat mengonsumsi sayuran.

Beberapa masalah yang sering dihadapi saat bercocok tanam adalah sayuran yang digerogoti hama, munculnya bintik putih, maupun masalah tanaman lainnya. Untuk keampuhan maksimum dalam pengendalian hama, hindari menggunakan pupuk kimia apa pun. Itu karena pupuk kimia dapat mengurangi kandungan bahan vital dalam bawang putih untuk melawan hama. Kutu daun, semut, rayap, lalat putih, kumbang, penggerek, ulat bulu, siput, dan ulat daun adalah beberapa hama yang dapat dikontrol dengan baik menggunakan bawang putih.

Cara Membuat Pestisida dari Ekstrak bawang putih

pestisida alami

Bahan dan Alat :

  • 85 gram bawang putih
  • 50 ml minyak sayur
  • 10 ml deterjen/sabun
  • 950 ml air Alat penyaring Botol

Cara Pembuatan :

  • Campurkan bawang putih dengan minyak sayur.
  • Biarkan selama 24 jam.
  • Tambahkan air dan sabun.
  • Aduk hingga rata.
  • Simpan dalam botol paling lama 3 hari.

Cara Penggunaan :

  • Campurkan larutan dengan air dengan perbandingan 1 : 19 atau 50 ml larutan dengan 950 ml air. Kocok sebelum digunakan.
  • Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)  pada pagi hari

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)  Sasaran :

Ulat, hama pengisap, nematoda, bakteri, antraknos, embun tepung

Cara Membuat Pestisida dari Ekstrak bawang putih

Bahan dan Alat :

  • 2 siung bawang putih Deterjen/sabun
  • 4 cangkir air Alat penumbuk/blender
  • Alat penyaring Botol
  • Cara Pembuatan :
  • Hancurkan bawang putih,
  • rendam dalam air selama 24 jam.
  • Tambahkan air dan sabun.
  • Saring.
  • Masukkan dalam botol

Cara Penggunaan :

  • Tambahkan larutan dengan air dengan perbandingan 1 : 9 air.
  • Kocok sebelum digunakan.
  • Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang ada pagi hari

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)  Sasaran : Cendawan

Cara Membuat Pestisida dari Ekstrak minyak bawang putih

Bahan dan Alat :

  • 100 gram bawang putih
  • 2 sendok makan minyak sayur
  • 10.5 liter air 10 ml deterjen/sabun Deterjen

Cara Pembuatan :

  • Hancurkan bawang putih.
  • Rendam dalam minyak sayur selama 24 jam.
  • Tambahkan ½ liter air dan deterjen.
  • Aduk hingga rata.
  • Saring

Cara Penggunaan :

  • Tambahkan 10 liter air kedalam larutan.
  • Aduk hingga merata. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang OPT pada pagi hari

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)  Sasaran : Hama kubis, belalang dan kutudaun

Cara Membuat Pestisida dari Minyak bawang putih

Bahan dan Alat :

  • 50 ml minyak bawang putih 950 ml air
  • 1 ml deterjen/sabun

Cara Pembuatan :

  • Tambahkan sabun ke dalam minyak bawang putih.
  • Aduk hingga rata.
  • Tambahkan air aduk kembali hingga rata

Cara Penggunaan :

Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang pada pagi atau sore hari

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)  Sasaran : Ulat buah tomat, Ulat penggerek umbi kentang, Wereng padi, Nematoda.

Bawang putih merupakan salah satu pestisida alami yang sangat praktis, ekonomis dan tidak beracun untuk kebun. Bawang putih memiliki sifat fungisida alami dan pestisida yang bekerja secara efektif untuk mengendalikan hama. Demikian artikel tentang Cara Membuat Pestisida Bawang Putih, semoga bermanfaat.

Source: distan.sukabumikota.go.id, bbp2tp.bptpnews.id, pertanian.go.id

Read previous post:
Apa itu Anemia
Apa itu Anemia

Close